Bersiap Mengikuti BPL Liga 1, Amoeba FC Tak Masalah Disebut 'Tim Kuda Hitam'
- Oct 8, 2023
- 2 min read
Updated: Mar 18, 2024

Kiper Amoeba FC, Dhiya, tengah menggunakan sarung tangan sebelum melakukan pamanasan di lapangan Inspire Arena, Sersan Bajuri, Kota Bandung, Minggu 24 September 2023. (Pict: Priangan Photograph)
Amoeba FC resmi menjadi tim terakhir yang melengkapi slot tim peserta yang akan berpartisipasi dalam mengarungi kompetisi Bandung Premiere League Liga 1 musim 2023. Kompetisi antar komunitas sepakbola terbesar di Bandung Raya itu, secara resmi telah merilis 20 tim yang akan berlaga dan meramaikan BPL Liga 1 musim ini.
Keikutsertaan Amoeba FC yang notabene merupakan tim debutan dikompetisi kasta tertinggi liga komunitas se-Bandung Raya itu, sedikit banyak menimbulkan banyak persepsi dan keraguan. Bukan tanpa alasan, melihat track record Bandung Premiere League dari musim-musim sebelumnya. Pasang surut tim yang mengikuti kompetisi ini memang terbilang tidak terlalu konsisten. Tercatat beberapa nama tim yang memang menjadi langganan dalam keikutsertaanya dalam ajang ini diantaranya: Shelter FC, Uniko, X 17, Bandung Mengbal, B-One SC, Expose, sampai Pop Three menjadi nama-nama yang tak asing dalam perjalanan Bandung Premiere League. Bahkan yang menjadi menarik adalah kampiun BPL Liga 1 dimusim lalu adalah sebuah tim debutan. Mereka adalah Bagundal Cicalengka, yang berhasil merengkuh gelar juara setelah mengalahkan juara bertahan Expose di partai final.
Melihat situasi ini, perwakilan manajemen Amoeba FC, Nirman Anggana, tidak terlalu memusingkan hal tersebut. Baginya yang terpenting adalah bagaimana fokus manajemen melihat situasi dan kondisi internal tim secara objektif dan komprehensif guna menyambut liga komunitas se-Bandung Raya tersebut.
"Ga ada yang harus dipusingkan sih, sebetulnya. Karena yang terpenting adalah tetap fokus pada internal tim kita ya. Berusaha mengkaji secara objektif dan komprehensif agar kami bisa tampil baik di liga tersebut", ungkapnya.
Jika melihat pada rekap BPL Liga 1 pada musim lalu, memang peta kekuatan tim-tim peserta tidak terlalu banyak berubah. Praktis, kehadiran Bagundal Cicalengka yang merupakan tim debutan dan promosi dari BPL Liga 2 dimusim sebelumnya adalah hal yang sangat mengejutkan banyak pihak. Bagaimana tidak, Bagundal berhasil melaju ke babak final dan menghancurkan juara bertahan liga. Hal serupa juga bisa terjadi pada tim mana saja tentunya, mencuatnya persepsi sebagai tim 'Kuda Hitam', sontak juga menerpa pada kubu Amoeba FC. Ketika disinggung banyak persepsi bahwa Amoeba FC bisa menjadi tim 'Kuda Hitam', Nirman Anggana menjawab spekulasi tersebut dengan nada meng-amini dan berharap hal tersebut juga bisa menghinggapi timnya pada gelaran BPL Liga 1 musim ini.
"Kalau soal itu ya kami meng-amini aja lah ya. Mudah-mudahan ada jodohnya. Tapi kami juga engga terlalu berekspektasi terlalu tinggi juga. Kami tahu level tim kami ada dimana, dan kami disini berperan sebagai debutan juga. Jadi yang terpenting mah siap-siap aja sih, karena liga ini terhitung cukup panjang juga dan perlu persiapan yang bagus", imbuhnya.
Menarik melihat seberapa jauh Amoeba FC dapat melaju dan berbicara banyak pada Bandung Premiere League Liga 1 musim ini. Informasi terakhir adalah gelaran liga akan digelar pada akhir Oktober atau yang terlambat adalah awal November 2023 dengan sistem 2 wilayah dan diteruskan dengan babak knock out sampai partai final yang mencakup penggunaan sistem degradasi dan promosi.
Jurnalis: Editio Muhammad**


Comments